3 Jenis Lapis Saham, Begini Perbedaannya

Advertisement

Bacawarta.com – Jenis Lapis Saham. Kategori saham berbasis lapisannya dibagi menjadi tiga, yaitu : Saham First Liner, Saham Second Liner dan Saham Third Liner. Metode klasifikasi biasanya dilihat dari segi volume transaksi dan kapitalisasi ekuitas saham tersebut.

 

Mengingat karakteristik masing-masing kategori yang berbeda, investor dapat menyesuaikan pilihan sahamnya sesuai dengan profil risiko dan tujuannya. Investor pemula juga perlu memahami tiga kategori saham ini agar kualitas setiap jenis lapis saham dapat dengan mudah dibedakan.

 

Saham First Liner

Saham First Liner adalah saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp 10 triliun. Dapat dikatakan bahwa saham-saham dalam kategori ini memiliki pengaruh yang besar terhadap pergerakan saham di IHSG. Fluktuasi atau pergerakan harga saham First liner tidak terlalu fluktuatif, sehingga cocok untuk investasi jangka panjang.

Advertisement

Namun, saham dalam kategori ini kurang menarik untuk trading jangka pendek karena fluktuasi yang rendah. Saham First liner juga cocok untuk investasi jangka panjang dalam kurun waktu lebih dari 5 tahun, karena sebagian besar sanngat likuid. Artinya, saham dapat dengan mudah di perjualbelikan karena saham jenis ini memilki banyak peminat.

Selain itu, kategori saham  First Liner ini bisa di kategorikan sebagai saham Blue Chip, yaitu saham yang termasuk saham-saham mature dengan kinerja keuangan yang stabil setiap tahunnya.

Contoh Saham First Liner antara lain adalah BBCA, BBRI, TLKM, BMRI dan beberapa yang lainnya.

 

Baca Juga : Tips Belajar Investasi Saham Untuk Pemula, Perhatikan Hal Berikut

Advertisement

 

Saham Second Liner

Sama Second Liner adalah saham sekunder perusahaan menengah-besar dengan kapitalisasi pasar berkisar antara Rp 500 miliar hingga Rp 10 triliun. Pergerakan saham second liner lebih fluktuatif dibanding harga saham first liner karena kapitalisasi pasarnya jauh lebih rendah.

Namun, rata-rata saham second liner cukup lancar dan liquid. Dalam keadaan ini, saham second liner sering menjadi pilihan favorit bagi para swing trading ataupun super trader. Selain itu, harga saham second liner per lembarnya relatif  lebih rendah.

Namun, untuk berinvestasi dan trading pada saham second liner, Anda perlu melakukan analisis tingkat dasar, baik secara fundamental, teknikal, dan tingkat likuiditasnya.

Contoh saham second liner antara lain AKRA, ASRI, LSIP, dan MTDL.

 

Baca juga : Cara Sukses Investasi Saham Untuk Pemula

 

Saham Third Liner

Jika Anda pernah mendengar istulah Saham Gorengan, sebenarnya istilah ini mengacu pada kategori Saham Third Liner. Third Liner adalah saham dengan kapitalisasi pasar di bawah Rp500 miliar. Karena kapitalisasi pasarnya sangat kecil, pergerakan harga saham third liner ini sangat tidak stabil.

Seperti yang Anda lihat, jika Saham Third Liner ini memiliki transaksi keluar-masuk sekitar Rp 1 miliar, maka harga sahamnya dapat berfluktuasi secara signifikan. Namun, kelemahan dari saham third liner adalah tingkat likuiditas yang buruk. Artinya, trader dan investor dapat masuk dalam saham dalam kategori tersebut, tetapi mereka mungkin tidak selalu dapat menjualnya kembali.

Saham-saham dalam kategori ini cenderung rendah permintaan pasarnya, kecuali jika sahamnya mulai aktif atau bergerak. Oleh karena itu, saham third liner ini hanya direkomendasikan untuk trader yang toleran terhadap risiko alias agresif.

Saham Third liner menjadi pilihan scalper (Calo) yang ingin meraup untung besar dalam jangka waktu kurang dari sehari (intraday). Contoh saham third liner adalah ENVY, FIRE, PAMG, dan APII.

 

Baca Juga : Aplikasi Trading Terbaik Terpecaya, Sudah OJK dan Aman

 

Nah, setelah Anda mengetahui tentang 3 Jenis Lapis Saham diatas, saham mana yang kira-kira harus Anda pilih? Jawabannya semua tergantung pada profil risiko, tujuan investasi yang ingin Anda capai, serta posisi dan kondisi keuangan Anda.

Dan yang tak kalah penting adalah, Anda perlu menyesuaikan investasi saham pilihan dengan strategi apa yang kira-kira Anda pakai. Apakah Anda seorang investor jangka panjang? Scalper? Day Trader? Atau Super Trader?

Hal inilah yang akan mempengaruhi potensi keuntungan dan kerugian yang akan Anda dapatkan di masa depan, jadi jangan asal pilih ya!Semoga bermanfaat dan selamat berinvestasi.

 

. Jenis Lapis Saham

Advertisement

✅ RECOMMENDED:  Tips Investasi Anak Muda, Yuk Terapkan

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.